TENTANG MUSIM GUGUR

Keep Dreaming than Raising

Dulu, waktu kecil aku sangat suka pohon-pohon dengan daun yang memiliki banyak warna, seperti kuning, jingga, hijau, dan merah. Hingga saat ini pun aku masih menyukainya. Melihat dari sebuah gambar saja membuat ku merasa teduh. Membayangkan bisa merasakan musim gugur dengan daun-daun yang berjatuhan karena angin yang meniupnya dengan tenang. Sungguh, angan itu membuatku bermelankolis dan berharap suatu saat nanti Allah beriku kesempatan untuk dapat merasakannya secara langsung. Daun yang gugur, memberiku makna  bahwa tidak semua hal dapat terus bertahan. Daun yang gugur memberiku pelajaran untuk ikhlas jatuh dan tergantikan. Daun yang gugur, membuatku mengingat Robbku, mengingat bahwa tidak selamanya tubuh dan jiwa ini ada. Musim gugur menjadi mimpi yang ingin ku raih, merasakannya di negeri impianku dengan penuh rasa syukur, bayangku. Dengan langkah-langkah kecil dan do'a yang tiada henti. Aku percaya tidak ada daun jatuh pun kecuali Allah sudah mengaturnya. Benar, tugasku menguntai usaha dan do'a serta. Allah adalah penentu terbaiknya. 

(pict. street of Toronto)

About Autumn - 2018 🍁

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenti's Pieces of Writing